Bicara Cinta Kita (Part II of Blissful 16 Years)

Bila aku bicara cinta
Aku nyata teringat kamu
Terkesima tutur halusmu
Mempamer budi pekertimu
Di tika membait kata cinta
Dari dulu hingga ke detik ini
Tidak pernah hilang bicara itu
Masih di situ jitu

Majuk kesamku dan hambur amarahku
Tidak pernah mengalihmu
Dari situ
dari Cinta itu

Bila aku bicara cinta
Aku pasti teringat kamu
Jelas risau suaramu menjejakku
Bila aku membelah malam membawa diri
Dan rajuk rungkai di hati

Tangis senduku dan bebel melalutku
Tidak pernah membosankanmu
Dari situ
Dari Cinta itu

Lantas biia aku bicara lagi tentang cinta
Aku langsung teringatkan kamu
Menyekang tidurmu menjagaku
Di kala kesakitan mendugaku
Abadi tulus ingatanmu itu
Mendoakan aku
Menceriakan aku

Bila aku bicara cinta
Aku masih teringat kamu
Hanya kamu yang mampu setia
Melayan peel dan karenahku
Yang berbagai macam dan rupa..
Yang nyata aku sendiri jengkel
Dengan diri dan rupaku sendiri

Bila aku bicara cinta
Aku selalu bertanya kamu
Kenapa kamu begitu cinta?
Tidak sekali kamu lupa?
Sedang aku sendiri terkadang alpa😦

Nanti bicara cintamu
Mulus menusuk dan menyapa
Kerana kamu ternyata cinta…
Pada aku, pada kita…

Hani @ 080609

6 thoughts on “Bicara Cinta Kita (Part II of Blissful 16 Years)

  1. beb, syahdunya….ahaks….and wat abt this – what if we meet the love of our life but he/she already married someone else? are we supposed to let them pass us by? soomethin to ponder..huh..??

    Like

  2. Dear faiz sahabatku,

    Macam wa cakap tadi ler
    bicara cinta datang berbagai rupa
    salah satunyer
    inilah rupanya
    and to answer you that
    I think (personally)
    Bercinta lah sekuat hati
    Walau siapa dan statusnyer dia
    Selebihnya serahkan pada si Dia
    Datangnya jodoh HANYA bila Dia yang izinkan
    Tidak ada kena mengena dengan
    siapa atau statusnyer dia..

    But again, as a human
    Walaupun pedih
    Bahagiakah bila membina istana
    Di atas airmata orang lain?
    Mungkinkah jika kita berkorban sedikit hari ini
    Rewardnyer lebih hebat di hari muka?

    my 2 cent🙂

    Like

  3. Salaam Pn Hani
    Congrats on your many years of blissful marriage. Semoga kekal ke akhir hayat. To epitomize the feeling of love and being in love in a puisi is just brilliant……
    Apakah puisi? Nyanyian burung ‘Aqli
    Apakah puisi? Tamsil dunia abadi….

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s